Kisah Seorang Laki-Laki yang Mendapat Surga “Kelas Ekonomi”

“Barangsiapa puasa Ramadlan, shalat lima waktu, haji ke baitullah -aku tidak tahu apakah beliau menyebut zakat atau tidak- maka laik bagi Allah untuk mengampuninya bila ia berhijrah di jalan Allah atau tinggal di kawasan tempat tinggalnya.” Berkata Mu’adz: Bolehkah aku memberitahukannya kepada orang-orang? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Biarkan mereka beramal karena sesungguhnya di surga ada seratus tingkat, masing-masing tingkat jaraknya antara langit dan bumi, dan Firdaus adalah surga tertinggi, tengah-tengahnya dan diatasnya ‘arsy Ar Rahman, darinya sungai-sungai surga memancar. Bila kalian meminta pada Allah, mintalah Firdaus.”

Pada hadits tersebut dikatakan surga yang paling bagus adalah Firdaus. Tapi hadits itu tidak menyebut surga yang paling rendah.

Pada hadits lain yang diriwayatkan Abdullah bin Mas’ud juga tidak disebutkan nama surga yang terendah, tapi digambarkan bagaimana kondisinya. Yakni surga untuk orang yang terakhir kelar dari neraka. Berikut ini hadits tentang surga “kelas ekonomi”:

Dari Abdullah bin Mas’ud dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh aku mengetahui penghuni neraka yang terakhir keluar darinya, dan penghuni surga yang terakhir masuk ke dalam surga, yaitu; laki-laki yang keluar dari neraka dengan merangkak, maka dikatakan kepadanya: “Pergilah dan masuklah ke dalam surga.” Ia pun mendatanginya, maka di khayalkan kepadanya bahwa itu adalah padang sahara. Maka ia kembali seraya berkata; “Wahai Rabb, aku mendapatkannya padang sahara.” Maka Allah berfirman; “Pergilah dan masuklah ke dalam surga.” Ia pun mendatanginya, maka dikhayalkan kepadanya bahwa itu adalah padang sahara. Maka ia kembali seraya berkata; “Wahai Rabb, aku mendapatkannya padang sahara.” Maka Allah Subhanahu berfirman; “Pergilah dan masuklah ke dalam surga.” Ia pun mendatanginya, maka dikhayalkan kepadanya bahwa itu adalah padang sahara. Maka ia kembali seraya berkata; “Wahai Rabb, aku mendapatkannya padang sahara.” Maka Allah berfirman; “Pergilah dan masuklah ke surga, maka bagimu seperti dunia dan sepuluh yang serupa dengannya -atau sesungguhnya baginya sepuluh kali lipat yang seperti dunia- maka orang itu berkata; “Apakah Engkau mengejekku ataukah menertawaiku -sedangkan Engkau adalah sang Raja?” Abdullah bin Mas’ud berkata; “(Setelah menceritakan hadits tersebut) aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tertawa sehingga nampak gigi serinya.” Maka dikatakan; “Ini adalah penghuni surga yang paling rendah kedudukannya.” (Terdapat pada kitab Ibnu Mpajah no 4330)

[contact-field label='Name' type='name' required='1'/][coa:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s