Jadi Dai, Perkaya Hatimu dengan Kasih Sayang

Sebelum menyerukan kebenaran, penting bagi seorang dai untuk memperkaya hatinya dengan kasih sayang. Sehingga dapat memandang objek dakwah dengan kasih sayang, ingin mengajak mereka bersama ke surga, dan tak ingin mereka masuk neraka. Seorang dai perlu menata hati agar tidak terjebak pada kebencian terhadap objek dakwah, sekalipun mereka berada dalam kesesatan. Yang boleh kita benci adalah perbuatan sesatnya, bukan pelakunya.
Dengan bekal menyuburkan rasa kasih sayang itu, insya Allah, para dai akan dibimbing Allah untuk bersikap dan bertutur lemah lembut kepada objek dakwahnya.
Sebelum berdakwah, ada baiknya bermunajat kepada Allah dalam shalat lail, memohon kiranya Allah menurunkan rahmat bagi kita, memperkaya hati kita dengan kasih sayang, seperti yang telah Allah cucurkan rahmat-Nya kepada para Nabi-Nya:

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.
﴾ Ali Imran:159 ﴿

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s